BREAKING NEWS

Visi dan Misi serta Sejarah Desa Benda Kecamatan Cicurug

inibacaonline.Sukabumi.Kepala Desa Benda HAMDAN TRIAJI, S.KEP Untuk membangun Desa Benda Hamdan memiliki Visi dan Misi yang sangat terukur berikut Visi dan Misi beliau 
VISI
TERWUJUDNYA MASYARAKAT DESA BENDA YANG BERKUALITAS, BERKARAKTER, MANDIRI DAN RELIGIUS.
MISI
Meningkatkan Kualitas dan Kompetensi Aparatur Desa Dalam Pelaksanaan Pelayanan.
Membangun Sarana dan Prasarana Berbasis Pada Peningkatan Sumber Daya Alam Manusia (SDM).
Mendorong Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat Dengan Mengoptimalkan Sumber Daya Daerah Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan.
Mengoptimalkan Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Desa.
Membuka Kesempatan Kolaborasi dan Komunikasi Lintas Sektoral Yang Berorientasi Pada Kesejahteraan Masyarakat.

      Kepala Desa Benda Hamdan Triaji, S.KEP.

Sepintas Sejarah Desa Benda dibentuk pada waktu Pemerintahan Hindia Belanda, Kedudukannya yang pertama adalah di Kp. Cicurug Kolot dengan nama Desa Cicurug Kolot, yang sekarang kampung bernama Lembur Kolot, dimana kampung tersebut adalah cikal bakal penduduk Desa Benda yang sekarang, sedang kedudukan Kecamatan ( Orde Districk ) Cicurug terletak di Bojened ( sebelah utara Kp. Bangkong Reang sekarang ) dengan Camatnya R.A.A. Surya Danuningrat ( Dalem Gedung ) bin R. Panji Surya Kusuma atau dikenal juga dengan Camat Ishak yang kemudian menjadi dalem ( Bupati ) di Sukabumi dalam sebutan Gelung. Sedangkan Lurah pertama Desa Cicurug Kolot bernama Wirya, tahun kurang jelas hanya pada Pemerintahannya terjadi sebelum ada sergapan Banten. Ada catatan keluarga yang menyatakan bahwa pada tahun 1896 terjadi transaksi jual beli dan hibah di Desa Cicurug Kolot Kecamatan Cicurug. Pada tahun 1913 kedudukan desa sedah pindah ke Kp. Bangkong Reang ( sebalah selatan balai desa sekarang ) nama desa berubah menjadi Desa Benda. Nama tersebut diambil dari dua macam cerita orang-orang tua, yang pertama katanya pada jaman dahulu diseluruh desa banyak terdapat pohon benda ( sejenis pohon kluwih, timbul atau sukun ) yang terbesar terdapat di Kp. Benda sekarang, sehingga nama daerah tersebut adalah Benda di Kp. Benda.

Cerita kedua adalah sehubungan dengan masyarakat Desa Benda hampir seluruhnya pejuang kemerdekaan sehingga banyak terjadi bentrokan dengan pihak Belanda, sehingga ada istilah dengan bahasa daerah nga-ben dengan Belanda diambil dari ujung kata-kata tersebut maka didapat nama Benda ( arti nga-ben dengan Belanda adalah perang / gulat dengan Belanda ). Di Desa Benda sekarang mempunyai tanah desa ( termasuk sawah bengkok ) seluas 7,75 Ha, asal mula hingga desa mempunyai tanah desa adalah pada masa Pemerintahan Murda / Jakaria, berhubung masa pemerintahan Lurah Murda relative pendek maka pengelola selanjutnya adalah Lurah Hasidin yang memerintah lebih dari 18 tahun dan tanah desa tersebut ditanami oleh pohon Kelapa ( sekarang masih menghasilkan ). Pemerintahannya sekitar tahun 1942 - 1945 dari pembelian hasil keuntungan Bank Desa.

Desa Benda adalah desa yang asri dengan lingkungan pedesaan yang masih terjaga, dikelilingi oleh hamparan sawah subur dan peternakan yang melimpah. Kehidupan masyarakatnya banyak bergantung pada hasil pertanian dan peternakan yang memberikan kontribusi besar bagi ekonomi lokal. Selain itu, beberapa perusahaan industri garmen juga hadir di desa ini, menciptakan lapangan kerja bagi penduduk setempat, sambil tetap menjaga keseimbangan antara kemajuan industri dan kelestarian alam "pungkasnya.

Reporter : redaksi


Posting Komentar